Assalamualaikum wr.wb.
Salam kenal dari saya VSI LOVERS ujung jawa tengah. Tepatnya di wonogiri, perbatasan Jateng-Jatim. Bener-bener ujunglah, karena desa saya adalah desa terakhir sebelum kabupaten Ponorogo Jawa Timur.
Allhamdulillah banget, akibat dibohongin suami. Saya jadi banyak banget bantu masyarakat dikampung saya. Akhir november 2013 suami saya izin kebandung yang ingin menengok ibu dan kakaknya. Pamit hanya 3 hari dibandung. Hari kehari ada yang ganjil. Pamitnya hanya 3 hari sampai 10 hari belum pulang juga. Khawatir banget, karena tgl bayar cicilan dah didepan mata. Karena selama 10 hari kami ga jualan. Dulu kami jualan BATAGOR disamping puskesmas dikampung kami. Tgl 1 desember saya hubungin suami saya, kenapa ga pulang-pulang. Akhirnya suami saya menjawab. "Udah dapet sms dr VSI apa belum". Saya malah tambah bingung. Ditanya pulangnya kapan malah jawab seperti itu. Saya balik nanya "apa itu VSI, dan untuk apa" dan suami saya menjawab dengan santainya, padahal saya dah deg2an ama tanggal cicilan. " Tenang aja, lewat VSI kita akan bantu banyak saudara dikampung kita" sambil dia ngirimin cara transaksi via sms.
Akhirnya saya mengikuti kemauan suami saya, pasang tulisan. Waktu itu pakai kardus bekas mie instan. "Jual beli pulsa, Token Listrik, Pembayaran PLN Pasca Bayar" dan Allhamdulillah banget. Ini disambut gembira oleh masyarakat dikampung saya. Karena kami kalau beli pulsa nyari konter jauh. Itupun mahal harganya. Apalagi token listrik. Dan yang membuat saya bangga adalah ketika ada yang bayar PLN Pasca Bayar. Kami kalau bayar tagihan lewat ATM itu jaraknya 13KM, PP 26KM dengan kondisi jalan yang rusak parah. Harusnya perjalanan 20 menit sampainya 1jam sekali jalan. Kalau bayar lewat Kantor Pos, jaraknya lumayan. 15KM, PP 30KM dengan kondisi jalan yang luar biasa rusaknya. Akhirnya para tetangga dan saudara banyak sekali yang membayar lewat saya. Sungguh membantu banget V-Pay ini buat kami. Biasa beli pulsa dikonter lain yang 10rb itu 12. Saya jualnya hanya 11rb. Saya tidak mencari untung. Tetapi saya melayani masyarakat dikampung saya yang jauh dengan kemudahan. Sampai suatu hari ada pihak konter yang mendatangi rumah saya. Awalnya saya kira dia mau marah2. Tetapi bukan. Dia malah menwarkan diri untuk membeli V-Pay juga. Allhamdulillah, berarti V-Pay telah banyak penggemarnya.
Suatu ketika saya nanya kepada suami saya, memang VSI ini pendirinya siapa?? Suami saya menjawab dengan tertawa terbahak. " Orang dah lama gunain V-Pay ga tau siapa pendirinya. Hahaha. Founder & Ownernya Ust. Yusuf Mansur " saya malah tambah bangga lagi nih. Ust yang saya kagumi memiliki pemikiran membantu masyarakat melalui V-Pay. Dan saya pun bertanya ulang pada suami saya "Kapan Pulang, Gerobak Batagornya dimakan rayap tuh" dan suami saya menjawab "Sedekahin aja kepada mereka yang mau melanjutkan bisnis perdagangan kita. Karena saya lebih memilih menjual V-Pay untuk saat ini. Kelak kita lanjutkan lagi ditempat yang depannya ada Papan besar dengan nama BATAGOR V-PAY. Nanti pembayarannya menggunakan V-Pay. Dan bagi yang menggunakan V-Pay akan mendapat potongan harga. Hehehee. Kalau masalah pulang. Tenang aja, saya belajar dulu semua kepada Ust Yusuf mansur dan Management VSi. Pasti pulang. Tenang saja, aku bukanlah bang toyib yang ga pulang-pulang". Akhirnya saya mengerti apa yang dimaksud suami saya. Dan saya sangat berterima kasih pada ust yusuf mansur lewat tulisan ini. Karena lewat V-Pay dikampung kami sistem payment lebih mudah. Meski PLN pasca bayar lagi di perbaiki sistemnya. Kami masih tetep setia menunggu semuanya. Saya yakin, ini adalah proses yang bakal membesarkan V-Pay. Supaya layanan semakin luar biasa.
Salam buat ibu-ibu yang ditinggalkan suami untuk memperjuangkan V-Pay milik ust yusuf mansur. Owh iya, saya lupa bilang. Allhamdulillah suami saya pulang 3 bulan setelah akhir november. Tepatnya akhir Februari. Izin 3hari ternyata 3bulan. Dan melunasi cicilan bulanan kami. Meski cuma 10hari dirumah, saya ikhlas mengizinkan suami saya kembali kebandung untuk memperjuangkan kembali VSI, menjual V-Pay kepada masyarakat indonesia. Allhamdulillah. Lewat Ust Yusuf Mansur, Allah memudahkan semua urusan pembayaran dikampung kami. Salam buat keluarga VSI semuanya dari saya warga kampung ujung timur wonogiri.
Dina Suprihatin
Wassalam.
http://m.kompasiana.com/post/read/651498/3/terima-kasih-vsi-terima-kasih-ust-yusuf-mansur.html
Salam kenal dari saya VSI LOVERS ujung jawa tengah. Tepatnya di wonogiri, perbatasan Jateng-Jatim. Bener-bener ujunglah, karena desa saya adalah desa terakhir sebelum kabupaten Ponorogo Jawa Timur.
Allhamdulillah banget, akibat dibohongin suami. Saya jadi banyak banget bantu masyarakat dikampung saya. Akhir november 2013 suami saya izin kebandung yang ingin menengok ibu dan kakaknya. Pamit hanya 3 hari dibandung. Hari kehari ada yang ganjil. Pamitnya hanya 3 hari sampai 10 hari belum pulang juga. Khawatir banget, karena tgl bayar cicilan dah didepan mata. Karena selama 10 hari kami ga jualan. Dulu kami jualan BATAGOR disamping puskesmas dikampung kami. Tgl 1 desember saya hubungin suami saya, kenapa ga pulang-pulang. Akhirnya suami saya menjawab. "Udah dapet sms dr VSI apa belum". Saya malah tambah bingung. Ditanya pulangnya kapan malah jawab seperti itu. Saya balik nanya "apa itu VSI, dan untuk apa" dan suami saya menjawab dengan santainya, padahal saya dah deg2an ama tanggal cicilan. " Tenang aja, lewat VSI kita akan bantu banyak saudara dikampung kita" sambil dia ngirimin cara transaksi via sms.
Akhirnya saya mengikuti kemauan suami saya, pasang tulisan. Waktu itu pakai kardus bekas mie instan. "Jual beli pulsa, Token Listrik, Pembayaran PLN Pasca Bayar" dan Allhamdulillah banget. Ini disambut gembira oleh masyarakat dikampung saya. Karena kami kalau beli pulsa nyari konter jauh. Itupun mahal harganya. Apalagi token listrik. Dan yang membuat saya bangga adalah ketika ada yang bayar PLN Pasca Bayar. Kami kalau bayar tagihan lewat ATM itu jaraknya 13KM, PP 26KM dengan kondisi jalan yang rusak parah. Harusnya perjalanan 20 menit sampainya 1jam sekali jalan. Kalau bayar lewat Kantor Pos, jaraknya lumayan. 15KM, PP 30KM dengan kondisi jalan yang luar biasa rusaknya. Akhirnya para tetangga dan saudara banyak sekali yang membayar lewat saya. Sungguh membantu banget V-Pay ini buat kami. Biasa beli pulsa dikonter lain yang 10rb itu 12. Saya jualnya hanya 11rb. Saya tidak mencari untung. Tetapi saya melayani masyarakat dikampung saya yang jauh dengan kemudahan. Sampai suatu hari ada pihak konter yang mendatangi rumah saya. Awalnya saya kira dia mau marah2. Tetapi bukan. Dia malah menwarkan diri untuk membeli V-Pay juga. Allhamdulillah, berarti V-Pay telah banyak penggemarnya.
Suatu ketika saya nanya kepada suami saya, memang VSI ini pendirinya siapa?? Suami saya menjawab dengan tertawa terbahak. " Orang dah lama gunain V-Pay ga tau siapa pendirinya. Hahaha. Founder & Ownernya Ust. Yusuf Mansur " saya malah tambah bangga lagi nih. Ust yang saya kagumi memiliki pemikiran membantu masyarakat melalui V-Pay. Dan saya pun bertanya ulang pada suami saya "Kapan Pulang, Gerobak Batagornya dimakan rayap tuh" dan suami saya menjawab "Sedekahin aja kepada mereka yang mau melanjutkan bisnis perdagangan kita. Karena saya lebih memilih menjual V-Pay untuk saat ini. Kelak kita lanjutkan lagi ditempat yang depannya ada Papan besar dengan nama BATAGOR V-PAY. Nanti pembayarannya menggunakan V-Pay. Dan bagi yang menggunakan V-Pay akan mendapat potongan harga. Hehehee. Kalau masalah pulang. Tenang aja, saya belajar dulu semua kepada Ust Yusuf mansur dan Management VSi. Pasti pulang. Tenang saja, aku bukanlah bang toyib yang ga pulang-pulang". Akhirnya saya mengerti apa yang dimaksud suami saya. Dan saya sangat berterima kasih pada ust yusuf mansur lewat tulisan ini. Karena lewat V-Pay dikampung kami sistem payment lebih mudah. Meski PLN pasca bayar lagi di perbaiki sistemnya. Kami masih tetep setia menunggu semuanya. Saya yakin, ini adalah proses yang bakal membesarkan V-Pay. Supaya layanan semakin luar biasa.
Salam buat ibu-ibu yang ditinggalkan suami untuk memperjuangkan V-Pay milik ust yusuf mansur. Owh iya, saya lupa bilang. Allhamdulillah suami saya pulang 3 bulan setelah akhir november. Tepatnya akhir Februari. Izin 3hari ternyata 3bulan. Dan melunasi cicilan bulanan kami. Meski cuma 10hari dirumah, saya ikhlas mengizinkan suami saya kembali kebandung untuk memperjuangkan kembali VSI, menjual V-Pay kepada masyarakat indonesia. Allhamdulillah. Lewat Ust Yusuf Mansur, Allah memudahkan semua urusan pembayaran dikampung kami. Salam buat keluarga VSI semuanya dari saya warga kampung ujung timur wonogiri.
Dina Suprihatin
Wassalam.
http://m.kompasiana.com/post/read/651498/3/terima-kasih-vsi-terima-kasih-ust-yusuf-mansur.html





